Setelah Raih Emas Pertama, Indonesia Masih Berburu Medali di Asian Games 2026
Kontingen Indonesia akhirnya membuka keran medali emas di Asian Games 2026. Setelah beberapa hari menunggu, emas pertama Merah Putih datang dari tim bulu tangkis beregu putra yang mengalahkan China dengan skor 3-2 pada Kamis, 24 September 2026.
Hasil tersebut langsung mengubah posisi Indonesia dalam klasemen sementara. Berdasarkan pembaruan data AINAGOC pada Jumat, 25 September pukul 08.50 WIB, Indonesia mengoleksi satu emas, empat perak, dan 16 perunggu atau total 21 medali. Indonesia berada di posisi ke-16 klasemen sementara.
Namun, pertandingan masih terus berlangsung. Sejumlah atlet Indonesia kembali tampil pada Jumat dengan kesempatan menambah koleksi medali dari beberapa cabang olahraga.
Angkat Besi Menjadi Salah Satu Perhatian
Angkat besi menjadi salah satu cabang olahraga yang dinantikan pada Jumat. Lifter putri Indonesia, Natasya Beteyob, dijadwalkan tampil pada final kelas 61 kilogram putri.
Natasya masuk dalam daftar sembilan lifter yang bertanding di final. Ia tercatat memiliki entry total 225 kilogram. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB di Nagoya City Trade and Industry Center.
Angkat besi selama ini menjadi salah satu cabang yang sering menjadi perhatian ketika Indonesia mengikuti ajang olahraga multievent. Karena itu, penampilan Natasya menjadi salah satu agenda yang ditunggu pada hari keenam Asian Games 2026.
Evans Monim Tampil di Final Canoe Sprint
Peluang medali Indonesia juga datang dari canoe sprint. Evans Monim dijadwalkan tampil pada final nomor canoe single 500 meter putra.
Pertandingan final tersebut berlangsung mulai pukul 09.50 WIB. Sebelum itu, Indonesia juga menurunkan Dede Sunandar dan Wandi pada semifinal kayak double 500 meter putra.
Indonesia turut memiliki wakil pada nomor canoe double 500 meter putri melalui Dayumin dan Sella Monim. Rangkaian pertandingan kano tersebut membuat cabang ini menjadi salah satu yang perlu diperhatikan dalam agenda Indonesia hari ini.
Atletik Juga Menjadi Bagian dari Perburuan Medali
Selain angkat besi dan kano, atletik turut masuk dalam agenda penting kontingen Indonesia. Salah satu atlet yang bertanding adalah Emilia Nova.
Emilia menjalani rangkaian nomor heptathlon putri. Pada Jumat, ia dijadwalkan mengikuti beberapa nomor, termasuk lompat jauh, lempar lembing, lompat galah, dan lari 800 meter.
Heptathlon mengharuskan atlet mengikuti beberapa nomor dalam satu rangkaian pertandingan. Karena itu, konsistensi menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir.
Sepak Takraw Berusaha Menambah Medali
Tim sepak takraw putri Indonesia juga kembali bertanding. Mereka menghadapi Jepang dalam perebutan medali perunggu pada Jumat pagi.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium.
Sebelumnya, sepak takraw sudah menyumbangkan satu medali perunggu untuk kontingen Indonesia melalui nomor beregu putra. Tambahan medali dari tim putri akan memperkaya koleksi Indonesia pada cabang tersebut.
Nomor Individu Bulu Tangkis Mulai Bergulir
Setelah tim beregu putra mengamankan emas, perhatian kembali mengarah ke bulu tangkis. Nomor individu mulai bergulir pada Jumat.
Pertandingan individu ini memberikan kesempatan baru bagi para pemain untuk mengejar medali setelah kesuksesan tim beregu.
Perjalanan bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 juga belum selesai. Hasil dari nomor individu nantinya akan menambah catatan perjalanan kontingen Merah Putih dalam ajang yang berlangsung di Aichi-Nagoya tersebut.
Posisi Indonesia Naik Setelah Emas Bulu Tangkis
Emas dari tim beregu putra bulu tangkis membawa perubahan cukup besar pada posisi Indonesia. Sebelum pertandingan tersebut, Indonesia sempat berada di peringkat ke-23 tanpa medali emas.
Setelah menang atas China, Indonesia naik ke posisi ke-16 dengan koleksi 21 medali berdasarkan pembaruan AINAGOC Jumat pagi.
China masih berada di posisi teratas dengan 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu. Jepang berada di posisi kedua, sedangkan Korea Selatan menempati posisi ketiga.
Perolehan tersebut tentu masih dapat berubah karena pertandingan Asian Games 2026 belum selesai. Setiap hasil pertandingan pada hari berikutnya dapat mengubah susunan klasemen.
Perburuan Medali Masih Panjang
Emas pertama menjadi momentum penting bagi kontingen Indonesia, tetapi perjuangan di Asian Games 2026 masih berlanjut. Pada Jumat, atlet Merah Putih tampil dalam 14 cabang olahraga, mulai dari surfing, sepak takraw, bulu tangkis, hingga angkat besi.
Beberapa atlet bahkan sudah menjalani pertandingan final atau perebutan medali. Hasil dari pertandingan tersebut akan menentukan apakah koleksi Indonesia bertambah pada hari yang sama.
Dengan jadwal yang masih panjang, perhatian kini tidak hanya tertuju pada satu cabang olahraga. Setiap pertandingan memberikan peluang bagi Indonesia untuk menambah medali sekaligus memperbaiki posisi dalam klasemen sementara Asian Games 2026.
Baca juga: Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026, Bulu Tangkis Comeback Lawan China
